Selasa, 28 April 2015

Nama   : Rizki Chandra Kaferi
Npm    : 16512553
Kelas   : 3PA06
TUGAS SOFTSKILL KE 3
E. Analisis transaksional (Berne)
1. Konsep
Tiga jenis teori transaksi komunikasi antar persona (ericberne)
a.            Transaksi Komplementer. Dalam transaksi ini terjadi kesamaan makna terhadap pesan.Pesan yang satu dilengkapi pesan yang lain meskipun dalam jenis ego yang berbeda.
b.            Transaksi Silang. Dalam transaksi ini pesan yang dikirimkan oleh komunikator tidak mendapat respon yangsewajarnya dari komunikate.
c.            Transaksi Tersembunyi. Transaksi ini terjadi bila campuran beberapa sikap di antara komunikator dan komunikatesehingga salah satu sikapnya disembunyikan.
Karakteristik Orang Tua (Parent=P)
NUTURING PARENT (NP)
·         Menasehati.
·         Memberi hiburan
·         Menguatkan perasaan.
·         Memberikan pertimbangan
·         Membantu
·         Melindungi
·         Mendorong berbuat baik
CRITICAL PARENT (CP)
·         Suka menghardik
·         Menghukum
·         Berprasangka
·         Melarang
Karakteristik Dewasa (Adult=A)
·         Bersifat rasional
·         Dapat mengambil kesimpulan
·         Keputusan berdasarkan fakta
·         Suka bertanya
·         Tidak emosional
Karakteristik Anak-anak(Child=C)
NATURAL CHILD (ND)
·         Ingin tahu
·         Berkhayal
·         Kreatif  Memberontak
ADAPTED CHILD (AC)
·         Mengeluh
·         Ngambek
·         Suka pamer
·         Manja
2. Unsur-unsur terapi
Analisis transaksional meyakini pada diri individu terdapat unsur-unsur  kepribadian yang terstruktur dan itu  merupakan satu kesatuan yang disebut dengan “ego state”. Adapun unsur kepribadian itu terdiri dari:
1.    Ego state child
Pernyataan ego dengan ciri kepribadian anak-anak seperti bersifat manja, riang, lincah dan rewel. Tiga bagian dari ego state child ini ialah:
a)   Adapted child (kekanak-kanakan)
Unsur ini kurang baik ditampilkan saat komunikasi karena banyak orang tidak menyukai dan hal ini menujukkan ketidak matangan dalam sentuhan.
b)   Natural child (anak yang alamiah)
Natural child ini banyak disenangi oleh orang lain karena sifatnya yang alamiah dan tidak dibuat-buat serta tidak berpura-pura, dan kebanyakan orang senang pada saat terjadinya transaksi.
c)    Little professor
Unsur ini ditampilkan oleh seseorang untuk membuat suasana riang gembira dan menyenangkan padahal apapun yang dilakukannya itu tidaklah menunjukkan kebenaran.
2.    Ego state parent
Ciri kepribadian yang diwarnai oleh siafat banyak menasehati, memerintah dan menunjukkan kekuasaannya. Ego state parent ini terbagi dua yaitu:
a)    Critical parent
Bagian ini dinilai sebagai bagian kepriadian yang kurang baik, seperti menujukkan sifat judes, cerewet, dll.
b)   Nurturing parent
Penampilan ego state seperti ini baik seperti merawat dan lain sebagianya.
3.    Ego state adult
Berorientasi kepada fakta dan selalu diwarnai pertanyaan apa, mengapa dan bagaimana.
   Dengan demikian untuk kita ketahui bahwa dalam tiap individu ego state yang tiga diatas berbeda-beda kadarnya dalam diri setiap individu. Berapa banyak ego state yang ada dalam individu akan mempengaruhi tingkah laku orang tersebut.
3. Teknik terapi
Teknik Konseling Dalam AT konseling diarahkan kepada bagaimana klien bertransaksi dengan lingkungannya. Karena itu, dalam melakukan konseling ini, konselor memfokuskan perhatian terhadap apa yang dikatakan klien kepada orang lain dan apa yang dikatakan orang lain kepada klien. Untuk itu, teknik yang sering digunakan dalam AT diantaranya adalah analisis struktur, analisis transaksional, analisis mainan dan analisis skript,.
a.            Analisis Struktur Analisis struktur maksudnya adalah analisis terhadap status ego yang menjadi dasar struktur kepribadian klien yang terlihat dari respons atau stimulus klien dengan orang lain
b.            Analisis transaksional Konselor menganalisis pola transaksi dalam kelompok, sehingga konselor dapat mengetahui ego state yang mana yang lebih dominan dan apakah ego state yang ditampilkan tersebut sudah tepat atau  belum.
c.            Analisis Mainan Analisis mainan adalah analisis hubungan transaksi yang terselubung antara Klien dengan konselor atau dengan Lingkungannya. Konselor menganalisis suasana permainan yang diikuti oleh klien untuk mendapat sentuhan, setelah itu dilihat apakah klien mampu menanggung resiko atau malah bergerak kearah resiko yang tingkatnya lebih rendah.
d.           Analisis Skript Analisis Skript ini merupakan usaha konselor untuk mengenal proses terbentuknya skript yang dimiliki klien. Analisis skript ini hendaknya sampai menyelidiki transaksi seseorang sejak dalam asuhan orang tua, pada masa ini terjadi transaksi antara orang tua dengan anak-anaknya. Dan pada akhirnya terbentuk suatu tujuan hidup dan rencana hidup (script atau naskah). Hal ini dilakukan apabila konselor sudah meyakini bahwasanya kliennya terjangkit posisi hidup yang tidak sehat.



Sumber Rujukan ;
Berne, E. 1961.Transactional Analysis in Psychotherapy: A Systematic Individual and Social Psychiatry.USA: Grove Press


Tidak ada komentar:

Posting Komentar