Nama : Rizki Chandra Kaferi
Npm : 16512553
Kelas : 3PA06
TUGAS SOFTSKILL KE 3
E. Analisis
transaksional (Berne)
1.
Konsep
Tiga
jenis teori transaksi komunikasi antar persona (ericberne)
a.
Transaksi
Komplementer. Dalam transaksi ini terjadi kesamaan makna terhadap pesan.Pesan
yang satu dilengkapi pesan yang lain meskipun dalam jenis ego yang berbeda.
b.
Transaksi Silang.
Dalam transaksi ini pesan yang dikirimkan oleh komunikator tidak mendapat
respon yangsewajarnya dari komunikate.
c.
Transaksi
Tersembunyi. Transaksi ini terjadi bila campuran beberapa sikap di antara
komunikator dan komunikatesehingga salah satu sikapnya disembunyikan.
Karakteristik
Orang Tua (Parent=P)
NUTURING
PARENT (NP)
·
Menasehati.
·
Memberi hiburan
·
Menguatkan
perasaan.
·
Memberikan
pertimbangan
·
Membantu
·
Melindungi
·
Mendorong
berbuat baik
CRITICAL
PARENT (CP)
·
Suka menghardik
·
Menghukum
·
Berprasangka
·
Melarang
Karakteristik
Dewasa (Adult=A)
·
Bersifat
rasional
·
Dapat mengambil
kesimpulan
·
Keputusan
berdasarkan fakta
·
Suka bertanya
·
Tidak emosional
Karakteristik
Anak-anak(Child=C)
NATURAL
CHILD (ND)
·
Ingin tahu
·
Berkhayal
·
Kreatif Memberontak
ADAPTED
CHILD (AC)
·
Mengeluh
·
Ngambek
·
Suka pamer
·
Manja
2. Unsur-unsur terapi
Analisis transaksional
meyakini pada diri individu terdapat unsur-unsur kepribadian yang terstruktur dan itu merupakan satu kesatuan yang disebut dengan
“ego state”. Adapun unsur kepribadian itu terdiri dari:
1. Ego state child
Pernyataan ego dengan
ciri kepribadian anak-anak seperti bersifat manja, riang, lincah dan rewel.
Tiga bagian dari ego state child ini ialah:
a) Adapted child (kekanak-kanakan)
Unsur ini kurang baik
ditampilkan saat komunikasi karena banyak orang tidak menyukai dan hal ini
menujukkan ketidak matangan dalam sentuhan.
b) Natural child (anak yang alamiah)
Natural child ini
banyak disenangi oleh orang lain karena sifatnya yang alamiah dan tidak
dibuat-buat serta tidak berpura-pura, dan kebanyakan orang senang pada saat
terjadinya transaksi.
c) Little professor
Unsur ini ditampilkan
oleh seseorang untuk membuat suasana riang gembira dan menyenangkan padahal
apapun yang dilakukannya itu tidaklah menunjukkan kebenaran.
2. Ego state parent
Ciri kepribadian yang
diwarnai oleh siafat banyak menasehati, memerintah dan menunjukkan
kekuasaannya. Ego state parent ini terbagi dua yaitu:
a) Critical parent
Bagian ini dinilai
sebagai bagian kepriadian yang kurang baik, seperti menujukkan sifat judes,
cerewet, dll.
b) Nurturing parent
Penampilan ego state
seperti ini baik seperti merawat dan lain sebagianya.
3. Ego state adult
Berorientasi kepada
fakta dan selalu diwarnai pertanyaan apa, mengapa dan bagaimana.
Dengan demikian untuk kita ketahui bahwa
dalam tiap individu ego state yang tiga diatas berbeda-beda kadarnya dalam diri
setiap individu. Berapa banyak ego state yang ada dalam individu akan
mempengaruhi tingkah laku orang tersebut.
3. Teknik terapi
Teknik Konseling Dalam AT konseling diarahkan kepada
bagaimana klien bertransaksi dengan lingkungannya. Karena itu, dalam melakukan
konseling ini, konselor memfokuskan perhatian terhadap apa yang dikatakan klien
kepada orang lain dan apa yang dikatakan orang lain kepada klien. Untuk itu,
teknik yang sering digunakan dalam AT diantaranya adalah analisis struktur,
analisis transaksional, analisis mainan dan analisis skript,.
a.
Analisis
Struktur Analisis struktur maksudnya adalah analisis terhadap status ego yang
menjadi dasar struktur kepribadian klien yang terlihat dari respons atau
stimulus klien dengan orang lain
b.
Analisis
transaksional Konselor menganalisis pola transaksi dalam kelompok, sehingga
konselor dapat mengetahui ego state yang mana yang lebih dominan dan apakah ego
state yang ditampilkan tersebut sudah tepat atau belum.
c.
Analisis Mainan
Analisis mainan adalah analisis hubungan transaksi yang terselubung antara
Klien dengan konselor atau dengan Lingkungannya. Konselor menganalisis suasana
permainan yang diikuti oleh klien untuk mendapat sentuhan, setelah itu dilihat
apakah klien mampu menanggung resiko atau malah bergerak kearah resiko yang
tingkatnya lebih rendah.
d.
Analisis Skript
Analisis Skript ini merupakan usaha konselor untuk mengenal proses terbentuknya
skript yang dimiliki klien. Analisis skript ini hendaknya sampai menyelidiki
transaksi seseorang sejak dalam asuhan orang tua, pada masa ini terjadi transaksi
antara orang tua dengan anak-anaknya. Dan pada akhirnya terbentuk suatu tujuan
hidup dan rencana hidup (script atau naskah). Hal ini dilakukan apabila
konselor sudah meyakini bahwasanya kliennya terjangkit posisi hidup yang tidak
sehat.
Sumber Rujukan ;
Berne, E.
1961.Transactional Analysis in Psychotherapy: A Systematic Individual and
Social Psychiatry.USA: Grove Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar