NAMA :
RIZKI CHANDRA KAFERI
NPM :
16512553
KELAS :
3PA06
TUGAS I
1.
Apa itu
Manajemen?
Sering kita
mendengar kata manajemen, namun banyak di antara kita tidak tahu pengertian manajemen / definisi manajemen tersebut, kali
ini coba kita lihat apa sih pengertian manajemen itu sebenarnya ?
Kata manajemen
di ambil dari kata bahasa inggris yaitu “manage”
yang berarti mengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin.
Berikut pengertian manajemen menurut beberapa
ahli :
·
James A.F. Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan,
pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai
tujuan organisasi tang telah ditetapkan.
·
Drs. Oey Liang Lee
Manajemen adalah seni dan ilmu
perencanaan pengorganisasian,penyusunan,pengarahan dan pengawasan daripada
sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
·
R. Terry
Manajemen merupakan suatu proses
khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian,
penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai
sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya
lainnya.
·
Lawrence A. Appley
Manajemen adalah seni pencapaian
tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.
·
Horold Koontz dan Cyril O’donnel
Manajemen adalah usaha untuk
mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
Sebenarnya ada banyak versi mengenai definisi manajemen,
namun demikian pengertian manajemen
itu sendiri secara umum yang bisa kita jadikan pegangan adalah :
“Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian
kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan
pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan
yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya
lainnya”
2. Jenis-jenis
Manajemen
·
Manajemen Sumber Daya Manusia
Penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk
memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan
bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap
bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun
bertambah.
·
Manajemen
Pemasaran
Kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya
berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen,
dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
·
Manajemen
Produksi
Penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk
menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan
keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai
pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.
·
Manajemen
Keuangan
Kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada
intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu
mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas
manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis
diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan
secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan.
·
Manajemen
Informasi
Kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada
intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk
terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi
bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan
perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong
kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang
terjadi di masyarakat.
Secara
sederhana manajemen
dapat di artikan sebagai Perencanaan, Pengorganisasian,
Pergerakan, Pengawasan dalam rangka pengambilan keputusan.
·
Manajemen operasi
Area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa,
serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien. Seorang manajer operasi bertanggung jawab mengelola
proses pengubahan input (dalam
bentuk material, tenaga kerja, dan energi)
menjadi output (dalam bentuk
barang dan jasa).
3.
Apa itu
Psikologi Manajemen?
Pada awalnya psikologi manajemen merupakan dua bidang
ilmu yang terpisah, yaitu psikologi dan manajemen. Untuk menjamin kesuksesan
suatu organisasi diperlukan pemahaman yang baik terhadap teori manajemen guna
mendorong efektivitas dan efisiensi kerja atau profesionalisme manajemen. Hal
ini disebabkan manajemen merupakan kombinasi antara ilmu dan seni. Awalnya
konsep manajemen digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, kemudian timbul
pemikiran bahwa akal manusia dapat memenuhi kebutuhan itu secara lebih efektif
lagi, setelah itu dibutuhkan modal untuk mendanai alat yang akan membantu dalam
meningkatkan efektifitas. Maka, sejak zaman revolusi industri, tiga modal kerja
yang utama adalah SDA (Sumber Daya Alam), SDU (Uang) dan SDM (Manusia), dan
ilmu manajemen pun berkisar pada upaya untuk mengoptimalkan kinerja antar
ketiga modal kerja itu.
Dengan ditemukan dan
dikembangkannya ilmu psikologi, diketahui bahwa unsur SDM ternyata merupakan
yang terpenting, karena ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, yang
mampu mengintervensi atau mengolah berbagai faktor internal manusia seperti
motivasi, sikap kerja, keterampilan, dsb dengan berbagai macam teknik dan
metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM yang setinggi-tingginya untuk
produktivitas perusahaan.
4.
Tujuan psikologi manajemen
Agar seluruh kayawan /
SDM dari suatu organisasi/perusahaan mengerti betul akan tugasnya, mampu
memberikan informasi kepada pelanggan atau rekan sekerjanya, dan pada akhirnya
membuat karyawan itu senang pada pekerjaan dan perusahaannya.
TUGAS II
1. Apa
itu Kepemimpinan?
Banyak pengertian
kepemimpinan (dalam Wahjosumidjo) , di antaranya adalah:
·
Menurut George P Terry
“Leadership
is the activity of influencing exercised to strive willingly for group
objective". Kepemimpinan adalah kegiatan dalam mempengaruhi orang lain untuk
bekerja keras dengan penuh kemauan untuk tujuan kelompok.
·
Menurut
Robert Tennenbaum, Irving R. Wischler, dan Fred Massarik
“Leadership
as interpersonal influence exercised in a situation and directed, through the
communication process, toward the attainment of a specialized goal or goals”.
Kepemimpinan sebagai pengaruh antar pribadi yang terjadi pada suatu keadaan dan
diarahkan melalui proses komunikasi ke arah tercapainya suatu tujuan ataupun
tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
·
Harold Koontz and Cyril O”Donnell
“Leadership is
influencing people to follow in the achievement of a common goal”.
Kepemimpinan
adalah mempengaruhi orang lain agar ikut serta dalam mencapai tujuan umum. Dari
tiga pengertian tersebut di atas, jelas bahwa kepemimpinan itu adalah upaya
untuk mempengaruhi seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan, baik tujuan
tersebut telah ditetapkan atau tujuan lain yang lebih luas.Upaya tersebut lebih
bersifat hubungan antar pribadi.
Pengertian Pemimpin,seperti
halnya kepemimpinan, pengertian pemimpin di antaranya:
·
Pemimpin adalah anggota dalam kelompok
yang mempengaruhi kegiatan kelompok.
·
Pemimpin adalah salah seorang anggota
yang terkemuka dari suatu kelompok atau organisasi yang begitu berpengaruh
terhadap kegiatan dari anggota kelompoknya. Seorang pemimpin adalah seseorang
yang menduduki suatu posisi dalam kelompok, berpengaruh terhadap orang lain
sesuai dengan peranannya dalam posisi itu, mengkoordinir secara langsung dalam memelihara
dan mencapai tujuan kelompok. Dari berbagai definisi tersebut, dapat
disimpulkan bahwa pemimpin adalah seseorang yang memiliki status tertinggi di
dalam kelompoknya, mendapat kepercayaan untuk membawa kelompok ke arah tujuan
bersama.
2. Teori Kepemimpinan
·
Teori
orang-orang terkemuka
Bernard,
Bingham, Tead dan Kilbourne menerangkan kepemimpinan berkenaan dengan
sifat-sifat dasar kepribadian dan karakter.
·
Teori
lingkungan
Mumtord, menyatakan bahwa pemimpin
muncul oleh kemampuan dan keterampilan yang memungkinkan dia memecahkan masalah
sosial dalam keadaan tertekan, perubahan dan adaptasi. Sedangkan Murphy,
menyatakan kepemimpinan tidak terletak dalam dari individu melainkan merupakan
fungsi dari suatu peristiwa.
·
Teori
personal situasional
Case (1933) menyatakan bahwa
kepemimpinan dihasilkan dari rangkaian tiga faktor, yaitu sifat kepribadian
pemimpin, sifat dasar kelompok dan anggotanya serta peristiwa yang diharapkan
kepada kelompok.
·
Teori
interaksi harapan
Homan (1950) menyatakan semakin
tinggi kedudukan individu dalam kelompok maka aktivitasnya semakin meluas dan
semakin banyak anggota kelompok yang berhasil diajak berinteraksi.
·
Teori
humanistik
Likert (1961) menyatakan bahwa
kepemimpinan merupakan proses yang saling berhubungan dimana seseorang pemimpin
harus memperhitungkan harapan-harapan, nilai-nilai dan keterampilan individual
dari mereka yang terlibat dalam interaksi yang berlangsung.
·
Teori
pertukaran
Blau (1964) menyatakan pengangkatan
seseorang anggota untuk menempati status yang cukup tinggi merupakan manfaat
yang besar bagi dirinya. Pemimpin cenderung akan kehilangan kekuasaaanya bila
para anggota tidak lagi sepenuh hati melaksanakan segala kewajibannya.
TUGAS III
1.
Pengertian Perencanaan
Pengertian perencaan
dari beberapa tokoh :
·
Harold Koontz dan Cyril O’Donnel
Perencanaan adalah
fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan,
kebijakan-kebijakan, prosedur-prosedur, program-program dari
alternatif-alternatif yang ada.
·
G.R.Terry
Perencanaan
adalah memilih dan menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan
asumsi-asumsi mengenai masa datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan
kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
·
Louis A.Allen
Perencanaan
adalah menentukan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diiginkan
·
Billy E.Goetz
Perencanaan adalah pemilihan yang fundamental dan masalah perencanaan
timbul,jika t erdapat
alternatif-alternatif.
·
Drs.H.Malayu S.P Hasibuan
Rencana adalah
sejumlah keputusan mengenai keinginan dan berisi pedoman pelaksanaan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan itu. Jadi,setiap rencana mengandung dua
unsur,yaitu:”tujuan dan pedoman”.
·
Bintoro Tjokroaminoto
Proses
mempersiapkan kegiatan kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk
mencapai tujun tertentu.
·
Prajudi Atmosudirdjo
Perencanaan
adalah perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang kan di jalankan dalam
rangka mencapai tujuan tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, dimana, dan
bagaimana cara melakukanya.
·
S.P. Siagian
Perencanaan
sebagai keseluruhan proses pemikiran secara matang menyangkut halhal yang akan
di kerjakan dimasa dating dalam rangka mencaoai tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya.
Kesimpulannya dalam manajemen,
perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi
untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja
organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen
karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan
pengontrolan—tak akan dapat berjalan.
Rencana dapat berupa rencana
informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak
tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan
rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi
dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota
korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana
itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan
kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.
2.
Manfaat
Perencanaan
·
Standar pelaksanaan dan pengawasan
·
Pemilihan berbagai alternaif terbaik
·
Penyusunan Skala Prioritas
·
Menghemat Pemanfaatan sumber daya organisasi
·
Membantu Manajer menyesuaikan diri dengan
perubahan lingkungan
·
Alat
memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait
·
Alat Meminimalkan Pekerjaan yang tidak pasti
3.
Jenis
Perencanaan dalam organisasi
·
Misi atau Maksud (Mission atau Purpose)
menggambarkan
peranan atau maksud keberadaan suatu organisasi pada masyarakat tertentu.
·
Tujuan
merupakan titik
akhir dimana aktivitas organisasi diarahkan. Strategi
merupakan rencana umum atau pokok untuk mencapai tujuan organisasi.
·
Kebijakan
merupakan pernyataan atau pemahaman
umum yang membantu mengarahkan pengambilan keputusan (khususnya cara
berpikirnya).
·
Prosedur
merupakan serangkaian aktivitas atau
tindakan, yang lebih mengarahkan tindakan (bukan cara berpikir).
·
Aturan
merupakan rencana yang dipilih dari
beberapa alternatif, untuk dilakukan atau tidak dilakukan.
Referensi
·
James
A.F Stoner. Manajemen Edisi Kedua, jilid I. Erlangga, Jakarta. 1996
·
Bagus
Riyono dan Emi Zulaifah. 2001. Psikologi Kepemimpinan. Yogyakarta:
Unit Publikasi Fakultas Psikologi UGM
Unit Publikasi Fakultas Psikologi UGM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar